by : Meyli
Ini pertama kali nya saya menulis di blog ini, sebenarnya saya suka menulis blog tapi lebih kepada blog pribadi saya.
Sudah sekitar 9 bulan terakhir saya menekuni bisnis Biofir ini, dan alhamdulillah banyak sukanya dari dukanya
. Dukanya mungkin jika menghadapi pembeli kritis yang ga sabaran dan cenderung suka denial dari penjelasan2 kami apalagi kalau nada bicaranya terkesan bentak-bentak, aduuh.. ngelus dada deh. Tapi tetep kunci utama nya adalah melayani dengan sepenuh hati.
Sukanya banyak, networking jadi besar, skill marketing dan berhadapan dengan orang lain jadi terasah, kenal dengan orang2 hebat yang pantang menyerah, kesempatan jalan2 ke luar negeri, dan yang pasti income jadi melonjak jauh dan cepat
.
Dan pengalaman yang menurut saya paling berharga dari bisnis seperti ini adalah jadi banyak kenal dengan orang, dengan berbagai macam sifat dan karakter, tapi jika mereka memang sudah terbiasa bisnis kecenderungan toleransinya tinggi walau tetap sangat disiplin dan teliti, hal itu yang membuat mereka jadi berhasil dan sukses tentunya, tidak sedikit dari mereka yang akhirnya seperti keluarga sendiri.
Ternyata kalung biofir ini cukup terkenal di luar negeri lho, walau memang mereka juga kebetulan penduduk Indonesia yang sedang bermukim di luar negeri. Dari yang hanya ingin menggunakan sampai ingin memasarkan kalung biofir ini ditempat mereka. Beberapa juga akhirnya menjadi member diantaranya dari Brunei, Australia dan Teheran
Ada pengalaman unik dari member saya yang bermukim di Teheran, Iran. Beliau menghubungi saya dan tertarik untuk menjadi member sudah semenjak ramadhan kemarin. Namun beliau mengalami kesulitan untuk transfer uang pembelian ke saya, setelah cukup lama tidak ada kabar dan saya pikir sudah lupa, beliau kembali menghubungi saya karena ada teman nya di Indonesia yang akan berkunjung ke Teheran, setelah bernegoisasi dengan temannya dan tidak keberatan untuk di titipkan barang, maka saya jadi mengirimkan kalung dan selamat sampai tangan beliau.
Tidak lama, beliau berniat datang ke Indonesia dan mengkhususkan waktu untuk bertemu saya dan suami untuk berbicara lebih banyak mengenai kalung biofir ini dan bisnisnya. Setelah lama ngobrol ternyata dulu beliau pernah berkecimpung di bisnis MLM dan sudah menempati posisi yang cukup tinggi dengan penghasilan yang tinggi pula di saat usia nya masih belia! Akhirnya beliau memutuskan untuk tidak lagi menekuni bisnisnya dikarenakan beliau mendapatkan kesempatan untuk beasiswa di Teheran sampai saat ini. Dikarenakan networking beliau yang cukup luas, kelihatan nya beliau tidak menemui kesulitan berarti dalam memasarkan kalung biofir ini, apalagi beliau sudah punya pengalaman pemasaran.
Kami mengobrol sampai ke masalah keluarga, pekerjaan, hobi, dan lainnya, sampai beliau cerita bahwa beliau kenal dengan seseorang di Teheran yang mempunyai hobi seperti suami saya yaitu di komputer dan bekerja di KBRI Teheran yang mana instansi saya dan suami juga mempunyai hubungan dengan Deplu dan KBRI. Setelah beliau menyebutkan sebuah nama, kami berdua kaget, jangan-jangan itu senior kami yang sedang tugas penempatan disana, dan setelah kami cross cek dengan kantor ternyata benar bahwa senior kami yang di Teheran tersebut. Sesampainya di Teheran, beliau bertanya kepada senior kami, apa kenal dengan kami. Ternyata senior kami cukup kaget juga, karena ia ingat dan hafal dengan kami, apalagi dulu ia menguji skripsi saya. Dan tentunya ia sangat hafal dengan suami saya karena mereka dulu sempat bekerja di kedeputian yang sama, hobinya sama dan karakternya juga hampir mirip.
Wah, ternyata istilah bahwa dunia sempit benar juga ya
. Kami senang sekali dengan pengalaman tersebut. Ditambah senior kami menawarkan diri untuk membantu bisnis ini dalam hal apapun (terutama masalah shipping) dan ia tidak meminta imbalan sama sekali!
Indah ya persaudaraan itu. Jadi jangan ragu ya untuk menambah teman dan saudara.